Selasa, 13 Januari 2009

Cinta Ditolak ... Bukan Berarti Kiamat

Saya iseng-iseng nulis gini karena keseringan baca Pos Kota kali yah ... Dalam berita yang ditampilkan ... kok kayaknya banyak orang bertindak sangat nggak rasional ketika cintanya ditolak. Ada yang mencoba bunuh diri ... mengancam ... dan malah ada juga yang membunuh orang yang menolak cintanya itu. Kok bisa gitu sih ... ?

Jawabannya mungkin (cuma mungkin yah) karena orang yang patah hati itu kurang menggunakan akalnya ... dan lebih suka emosi dan perasaannya itu yang menguasai dirinya ... Sorry ... no offence yah ...

Rasa cinta adalah hal yang sangat manusiawi, sehingga hampir semua orang yang masih punya perasaan, pernah mencintai seseorang. Namun yang patut disadari adalah ... bahwa kita nggak mungkin mendapat semua yang kita inginkan ... Artinya ... kita juga harus siap kalo ada keinginan kita nggak tercapai ... Jadi ... kalo udah berani untuk menyatakan cinta ... maka mestinya harus siap ditolak juga ... karena kemungkinannya emang ada ... iya apa iya ... ?

Dan kalo akhirnya cintanya benar-benar ditolak ... itu mestinya bukan akhir dari segalanya. Cuma ... terkadang orang sudah mematok bahwa cintanya itu hanya untuk dia seorang, sehingga ketika ditolak ... seakan dunia kiamat. Kalau terjadi seperti ini, maka jelas orang tersebut sudah telah dikuasai oleh perasaannya atau emosinya saja, dan telah mengesampingkan akal sehatnya. Sayang sekali kan ... udah menyia-nyiakan pemberian Tuhan yang menjadi pembeda utama manusia dengan mahluk lainnya ... ?

Padahal ... kalo menurut saya sih ... masalahnya cuma karena orang yang bersangkutan itu udah menutup diri rapat-rapat dan nggak mau membuka diri dari kemungkinan bahwa masih ada wanita lain yang bisa dia cintai ... Dia merasa bahwa hanya orang yang telah menolak cintanya itu aja ... yang bisa dia cintai ... Padahal ... masa iya sih ... dari sekian banyak wanita yang ada di bumi ... cuma ada satu orang yang justru menolak cinta itu aja yang bisa sregg dengan kita ... Toh buktinya ... banyak juga orang yang tadinya cinta banget sama istrinya ... akhirnya toh selingkuh juga dan malah punya istri simpenan ... yang lebih dia cintai lagi ... hehehe

Nah ... jadi ... tinggal pilih aja ... apakah lebih suka dirinya dikuasai oleh perasaan/emosi ... atau mau menggunakan akal pikiran dengan membuka diri pada kemungkinan bahwa dirinya itu bisa juga mencintai orang lain selain kepada orang yang telah menolak cintanya itu ...

Akal pikiran yang hanya diberikan kepada manusia ini ... selain berfungsi sebagai senjata utama dalam membentuk peradaban ... juga berfungsi untuk mengendalikan nafsu, dan juga perasaan/emosi seperti cinta, marah, benci dll ... sehingga dirinya tidak dikuasai oleh nafsu dan perasaan atau emosinya tersebut. Jadi mestinya ... akal pikiran ini yang harus mengandalikan perasaan ... bukan sebaliknya ... Kalau udah bisa melakukan itu ... mudah-mudahan bisa terhindar dari perbuatan konyol cuma karena cinta yang tertolak.

Oh ya ... yang saya omongin di atas ... mungkin juga bisa berlaku bagi yang lagi patah hati ... hehehe ...

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda